Selasa, 19 Mei 2015

[030] Ar Ruum Ayat 015

««•»»
Surah Ar Ruum 15

فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَهُمْ فِي رَوْضَةٍ يُحْبَرُونَ
««•»»
fa-ammaa alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati fahum fii rawdhatin yuhbaruuna
««•»»
Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira.
««•»»
As for those who have faith and do righteous deeds, they shall be in a garden, rejoicing.
««•»»

Orang-orang yang beriman dan beramal saleh tidak akan bersedih pada hari kiamat itu. Perpisahan tidak akan merugikan mereka, sebab tiap orang muslim ditemani oleh amal saleh yang senantiasa menghiburnya dan menghilangkan kedahsyatan hari itu dan menenteramkan jiwanya. Orang-orang mukmin pada waktu itu dijamu di tempat yang paling mulia. Mereka berada di surga. Di sana mereka dihibur dengan segala macam hiburan yang telah di sediakan Allah SWT, seperti nyanyian yang belum pernah di dengar manusia.

Dari sebuah hadis Nabi saw diriwayatkan oleh Abu Darda' bahwa Rasulullah pernah menerangkan tentang kesenangan di dalam surga. Kemudian seorang Badwi bertanya: "Hai Rasulullah, apakah dalam surga itu ada nyanyian?".

Rasulullah menjawab: "Betul hai Badwi, sesungguhnya di surga itu ada sungai yang penuh dengan perawan. Mereka bernyanyi yang belum pernah didengar oleh para makhluk di dunia. Dan hal itu adalah sebaik-baik nikmat surga".

Zamakhsyari juga meriwayatkan bahwa di dalam surga itu ada pohon-pohon kayu di atasnya, dan ada lonceng-lonceng terbikin dari perak. Apabila penduduk surga ingin mendengarkan nyanyiannya maka Allah mengutus angin dari bawah singgasana, lalu angin itu melewati pehon itu dan menggerakkan lonceng-loncengnya dengan demikian suara merdu terdengar, kalau suara itu didengar oleh penduduk dunia tentu mereka akan mati karena kegembiraan, disebabkan oleh bunyi-bunyian itu.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Adapun orang-orang yang beriman mengerjakan amal saleh, maka mereka di dalam taman) surga (bergembira) merasa bahagia.
««•»»
As for those who believed and performed righteous deeds, they shall be made happy in a garden [of Paradise].
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 14][AYAT 15]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
15of60
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=30&tAyahNo=15&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#30:15

Rabu, 13 Mei 2015

[030] Ar Ruum Ayat 014

««•»»
Surah Ar Ruum 14

وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَتَفَرَّقُونَ
««•»»
wayawma taquumu alssaa'atu yawma-idzin yatafarraquuna
««•»»
Dan pada hari terjadinya kiamat, di hari itu mereka (manusia) bergolong-golongan.
««•»»
The day the Hour sets in, they will be divided on that day:
««•»»

Apabila di dunia ini ada kesetiaan antara kaum musyrik dengan berhala-berhala mereka, kesetiaan pengikut dengan pemimpinnya, dan kesetiaan antara mereka sendiri untuk berkumpul dan berserikat guna menyembah serta mempertahankan berhala-berhala itu, maka di akhirat kelak segala macam perhubungan akan terputus semuanya. Yang disembah tidak akan menoleh kepada yang menyembah. Begitu pula yang menyembah tidak akan melihat kepada kawannya atau berhala yang disembahnya. Pada waktu itu tiap pribadi mengurus dirinya sendiri,

seperti firman Allah SWT:
لكل امرئ منهم يومئذ شأن يغنيه
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkan.
(QS. Abasa [80]:37)

Pada hari kiamat kaum Muslimin dan orang-orang kafir berpisah. Mereka mempunyai urusan sendiri-sendiri seperti yang akan diterangkan pada ayat-ayat berikut ini.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan pada hari terjadinya kiamat, di hari itu) lafal yaumaidzin berfungsi sebagai taukid atau mengukuhkan makna yauma (mereka bergolong-golongan) yakni golongan orang-orang Mukmin dan golongan orang-orang kafir.
««•»»
And on the Day when the Hour comes, that day (yawma’idhin, is [repeated] for emphasis) they, believers and disbelievers, shall be separated.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 13][AYAT 15]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
14of60
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=30&tAyahNo=14&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#30:14

[030] Ar Ruum Ayat 013

««•»»
Surah Ar Ruum 13

وَلَم يَكُن لَهُم مِن شُرَكائِهِم شُفَعاءُ وَكانوا بِشُرَكائِهِم كافِرينَ
««•»»
walam yakun lahum min syurakaa-ihim syufa'aau wakaanuu bisyurakaa-ihim kaafiriina
««•»»
an sekali-kali tidak ada pemberi syafa'at {1166} bagi mereka dari berhala-berhala mereka dan adalah mereka mengingkari berhala mereka itu.{1167}.
{1166} Syafa`at: usaha perantaraan dalam memberikan sesuatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan sesuatu mudharat bagi orang lain. syafa`at yang tidak diterima di sisi Allah adalah syafa`at bagi orang-orang kafir.
{1167} Menurut sebagian ahli tafsir, ayat ini diartikan: ... sedang mereka menjadi kafir, adalah disebabkan berhala-berhala.
««•»»
None of those whom they ascribed as partners [to Allah] will intercede for them, and they will disavow their partners.[1]
[1] Or ‘though they had been faithless for the sake of their partners [i.e. their false gods].’
««•»»

Surah Ar Ruum 12 dan 13, Kedua ayat ini merupakan ancaman bagi orang-orang musyrik yang mengingkari hari berbangkit. Mereka tidak mau menerima kebenaran adanya hari berbangkit seperti tersebut di atas. Dengan demikian mereka disebut orang-orang berdosa. Walaupun orang-orang berdosa itu merasa tenteram dengan kehidupan dunia, namun mereka pasti akan mendapatkan balasan di akhirat kelak. Di kala itu mereka tidak akan mendapatkan sesuatu alasan untuk membela nasib mereka itu, oleh karena itu mereka terdiam seribu bahasa.

Selanjutnya orang berdosa itu tak akan mendapat syafaat yang akan melindungi dan menyelamatkan mereka dari azab Allah SWT. Segala sesuatu yang mereka sembah selain Allah telah menyesatkan mereka. Sebelum mereka benar-benar yakin bahwa penyembahan kepada berhala-berhala itu akan mendekatkan diri mereka kepada Allah,

seperti diterangkan dalam firman Allah SWT:
ويعبدون من دون الله ما لا يضرهم ولا ينفعهم ويقولون هؤلاء شفعاؤنا عند الله
Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudaratan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan mereka berkata: "Mereka itu adalah pemberi syafaat kepada kami di sisi Allah".
(QS. Yunus [10]:18)
Dan orang-orang musyrik itu di akhirat mengingkari berhala-berhala yang mereka sembah di dunia, padahal dengan berhala-berhala itulah mereka mempersekutukan Tuhan semesta alam di dunia itu.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan sekali-kali tidak ada) (bagi mereka dari sekutu-sekutu mereka) yang mereka sekutukan dengan Allah, yaitu berhala-berhala yang mereka harapkan untuk dapat memberi syafaat kepada mereka (yang memberi syafaat dan adalah mereka) yakni mereka bakal (mengingkari sekutu-sekutu mereka itu) berlepas diri daripada berhala-berhala mereka.
««•»»
And none from among those partners of theirs, those whom they ascribed as partners of God, namely, the idols, to intercede for them, shall be intercessors for them and they shall disavow these partners of theirs, in other words, they shall dissociate from them.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 12][AYAT 14]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
13of60
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=30&tAyahNo=13&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#30:13